Skip to main content

Perbedaan lensa USM dengan IS dan STM

USM dan IS adalah fitur yang sama-sama ditawarkan oleh lensa canon. Kedua fitur tersebut benar-benar berbeda fungsi antara satu dan lainnya, sehingga tidak bisa dibandingkan. persamaan dari kedua fitur tersebut hanyalah sama sama berharga lebih mahal dari lensa standar. Anda dapat memiliki salah satu atau keduanya pada focal length yang sama, karena mereka bekerja dengan cara yang sangat berbeda. USM atau Ultra Sonic Motor bekerja pada mekanisme autofokus sementara IS(Image Stabilization) bertugas untuk meredam efek akibat goyangan tangan dengan jalan menggerakkan elemen didalam lensa.

Fungsi lensa USM lebih kepada auto fokus yang lebih cepat yang sangat berguna untuk mengabadikan subjek yang bergerak cepat. Beberapa kelebihan lensa USM dibanding lensa motor normal adalah auto fokus yang lebih cepat serta tidak berisik. Di lain sisi fungsi lensa IS(Image Stabilization) adalah mengurangi blur yang diakibatkan oleh pergerakan kamera atau pergerakan tangan. Tidak perduli seberapa sempurna anda memegang kamera dengan tangan, pasti akan terjadi sedikit pergerakan. IS bekerja dengan jalan menggerakkan elemen lensa untuk mengkompensasi gerakan dan menurunkan blur yang diakibatkannya.

Karena fungsi menurunkan efek blur tersebut IS mampu mempengaruhi kualitas suatu gambar, sedangkan USM tidak mampu mempengaruhi kualitas gambar namun sangat baik untuk subjek yang selalu bergerak. Kelebihan lensa USM yang tidak bising juga cukup bermanfaat untuk fotografi di alam liar karena mampu mencegah subjek kabur karena takut dengan suara motor lensa. USM hanya ditawarkan oleh canon sedangkan IS juga ditawarkan oleh produsen lain dengan label berbeda yakni VR(Vibration Reduction).

Bagaimana dengan lensa STM
STM (Strapper motor) memiliki kemampuan menghilangkan kebisingan saat merekam video. Fungsinya memang mirip dengan USM tetapi tidak memiliki kelebihan dalam kecepatan auto fokus. Lensa STM dijaul dengan harga yang lebih murah dibandingkan lensa USM, mungkin karena fiturnya yang minim. Fitur ini biasanya juga digabung dengan fitur IS oleh canon, sebut saja lensa Canon EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS STM.

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan DX (crop sensor) dan FX (full frame)

Apa sih perbedaan DX (crop sensor) dan FX (full frame)? Kenapa FX lebih mahal? Kenapa lensa DX tidak banyak? Kami yakin banyak pertanyaan seperti ini. Nah seca ra umum berikut ini adalah sedikit penjelasannya Depth of field; pada FX bokeh lebih halus dan blurry dibanding DX Noise; pada FX noise lebih sedikit di ISO tinggi karena ukuran sensor yang lebih besar Ukuran sensor 1.5x lebih besar Varian lensa lebih banyak di FX karena tuntutan kerja para professional. Kapabilitas kamera dan lensa serta teknologi lebih banyak diterapkan untuk kamera FX sehingga otomatis harga lebih mahal. Dynamic range lebih baik di kamera FX (untuk generasi model yang sama) Semoga gambaran umum di atas bisa memberikan sedikit gambaran akan perbedaan kedua tipe kamera DSLR  grin emotikon

Canon EOS 1Dx mk II

Jakarta  - Canon EOS 1Dx mk II hadir menjadi kamera DSLR Canon kasta tertinggi yang dirancang untuk fotografer pro, pewarta olah raga atau siapapun yang memerlukan kamera DSLR tercepat yang pernah ada.  Menjadi penerus dari Canon 1Dx lama, generasi kedua ini lahir kembali dengan desain hampir sama seperti sebelumnya dengan bentuk besar dan ada vertikal grip terpadu. Peningkatan yang dilakukan Canon pada 1Dx mk II ini di antaranya sensor dari 18 MP menjadi 20 MP, layar sentuh dengan hybrid AF, fitur 4K video, GPS dan slot baru CFast card.  Kinerja kamera juga meningkat dari 12 fps menjadi 14 fps, bahkan bisa jadi 16 fps pada mode live view. Buffer kamera ini juga lega, bisa memotret JPG non stop sampai memori penuh, atau bisa sampai 170 foto RAW. Mungkin banyak pihak bertanya mengapa harga kamera ini bisa begitu tinggi? Kalau ditinjau dari sensor dan hasil fotonya memang termasuk bagus, tapi bukan yang luar biasa.  Misalnya kamera ini 'cuma' 20 MP sementara kamera ...

Tips Belajar Kamera DSLR

Ini adalah bagian terakhir dari serial Belajar dSLR Untuk Pemula. Pada tiga bagian yang lalu, kita sudah menjelajahi bagian body kamera, informasi pada LCD, serta pengaturan pada tiap-tiap mode preset. Sekarang, kita akan lihat apa yang menjadi bagian paling “menghebohkan” dari kamera dSLR, yaitu lensa. Salah satu alasan terbesar orang hijrah ke dSLR adalah lensanya yang bisa diganti-ganti sesuai kebutuhan. Fotonela sudah pernah membahas beberapa hal tentang lensa dSLR ini. Artikel-artikel itu adalah tentang: Dasar Ukuran Lensa Kamera Memaksimalkan Manfaat Kit Lens 3 Lensa dSLR Yang Sebaiknya Kamu Punya Jenis-jenis Lensa Dan Kegunaannya dan 10 Masalah Pemula Saat Belajar Menggunakan Lensa dSLR Kamu bisa coba membaca artikel-artikel diatas sebagai suplemen atau tambahan dari artikel ini. Lensa, pada dasarnya, adalah serangkaian optik atau kaca yang diatur sedemikian rupa sehingga bisa mengantarkan cahaya menuju sensor kamera. Ada lensa zoom (beberapa ukuran dalam satu ...